Full timePenelitian dan Manajemen Kualitas31 Juli 2026
Deskripsi Pekerjaan
Spesialis Regulatory Affairs FMCG Food
Kualifikasi
Memastikan seluruh produk, bahan baku, kemasan, proses, dan aktivitas perusahaan memenuhi persyaratan regulasi yang berlaku serta memperoleh dan mempertahankan seluruh izin, registrasi, dan sertifikasi yang dibutuhkan untuk mendukung operasional dan pemasaran produk
1. Mengelola Registrasi dan Perizinan Produk
Melakukan penyusunan, pengajuan, pemantauan, dan pembaruan dokumen registrasi produk kepada instansi pemerintah atau lembaga terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Output:
• Dokumen registrasi produk.
• Nomor izin edar/registrasi yang aktif.
• Laporan status registrasi produk.
2. Menyiapkan dan Meninjau Dokumen Regulatory
Menyusun, memverifikasi, dan memastikan kelengkapan dokumen teknis yang dibutuhkan untuk proses registrasi, perubahan data produk, maupun audit regulator.
Output:
• Regulatory dossier.
• Technical file produk.
• Dokumen pendukung registrasi yang lengkap dan valid.
3. Memastikan Kepatuhan Produk terhadap Regulasi
Melakukan kajian terhadap formula, bahan baku, klaim produk, kemasan, label, dan dokumen pemasaran agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Output:
• Laporan compliance review.
• Approval penggunaan klaim produk.
• Rekomendasi perbaikan ketidaksesuaian regulasi.
4. Melakukan Regulatory Assessment terhadap Produk Baru dan Existing
Melakukan evaluasi aspek regulasi terhadap produk baru maupun perubahan pada produk existing sebelum implementasi dilakukan.
Output:
• Regulatory assessment report
• Regulatory risk assessment.
• Persetujuan aspek regulasi produk.
5. Mengelola Perubahan Regulasi (Regulatory Update)
Melakukan pemantauan terhadap perubahan peraturan pemerintah, standar industri, dan persyaratan regulator yang dapat berdampak pada produk atau operasional perusahaan.
Output:
• Regulatory update report.
• Matriks perubahan regulasi.
• Rencana tindak lanjut implementasi regulasi baru.
6. Berkoordinasi dengan Instansi Pemerintah dan Lembaga Sertifikasi
Menjadi penghubung perusahaan dengan regulator, lembaga sertifikasi, laboratorium eksternal, dan pihak terkait lainnya dalam proses registrasi
maupun pemenuhan regulasi.
Output:
• Dokumentasi komunikasi regulator.
• Berita acara atau notulen koordinasi.
• Penyelesaian proses perizinan sesuai target.
7. Mendukung Audit dan Inspeksi Regulator
Mempersiapkan dokumen, data, dan bukti objektif yang dibutuhkan saat audit internal, audit sertifikasi, maupun inspeksi regulator.
Output:
• Dokumen audit readiness.
• Daftar pemenuhan persyaratan audit.
• Laporan hasil audit dan tindak lanjut.
8. Melakukan Kajian Label dan Klaim Produk
Meninjau informasi yang tercantum pada label, kemasan, materi promosi, dan komunikasi pemasaran agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Output:
• Label approval report.
• Claim review report.
• Persetujuan penggunaan desain label dan kemasan.
9. Mengelola Sertifikasi dan Lisensi Perusahaan
Mengkoordinasikan proses perolehan, pembaruan, dan pemeliharaan sertifikasi yang dimiliki perusahaan sesuai kebutuhan bisnis.
Output:
• Sertifikat yang masih berlaku.
• Jadwal perpanjangan sertifikasi.
• Laporan status sertifikasi perusahaan.
10. Memberikan Dukungan Regulatory kepada Departemen Terkait
Memberikan konsultasi dan rekomendasi regulasi kepada tim R&D, QA, QC, Produksi, Purchasing, Marketing, dan Sales dalam pengembangan
maupun perubahan produk.
Output:
• Regulatory opinion.
• Regulatory clearance.
• Rekomendasi tindakan kepatuhan.
11. Mengelola Database Regulatory dan Dokumen Legal Produk
Memastikan seluruh dokumen perizinan, sertifikasi, spesifikasi, dan dokumen legal produk tersimpan dengan baik serta mudah ditelusuri.
Output:
• Database dokumen regulatory.
• Master list izin dan sertifikasi.
• Arsip dokumen yang terkendali.
12. Menyusun Laporan Regulatory kepada Manajemen
Menyusun laporan berkala mengenai status registrasi, kepatuhan regulasi, sertifikasi, risiko regulasi, dan perubahan peraturan yang berdampak pada bisnis.
Output:
• Laporan bulanan regulatory.
• Dashboard compliance.
• Laporan risiko regulasi.
Kompetensi :
1. Pengalaman di sistem Regulatory: minimal 3 tahun
2. Pengetahuan Regulasi Industri
Memahami peraturan dan standar yang berlaku sesuai bidang usaha perusahaan (misalnya pangan, kosmetik, farmasi, alat kesehatan, atau manufaktur).
3. Regulatory Submission
Mampu menyusun dan mengelola dokumen registrasi secara sistematis dan akurat.
4. Document Control
Mampu mengelola dokumen legal dan teknis dengan prinsip ketertelusuran dan pengendalian dokumen yang baik.
5. Compliance Management
Mampu memastikan seluruh aktivitas perusahaan sesuai dengan persyaratan regulator.
6. Audit Management
Mampu mendukung pelaksanaan audit internal maupun eksternal serta menyelesaikan temuan yang berkaitan dengan regulasi.
7. Risk Management
Mampu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian regulasi.
Sertifikasi :
1. GMP
2. HACCP
3. Internal Auditor (ISO 22000 atau GMP)
4. Food Safety Awareness
Pelatihan Jaminan Halal
Keahlian
Quality AssuranceISO 9001HACCPReliability EngineeringRegulation And Control AlgorithmRegulatory Compliancequality management