1. Pengembangan Bisnis & Akuisisi Klien (Lead Generation & Acquisition)
Riset Pasar: Mengidentifikasi dan memetakan potensi pasar B2B, seperti perusahaan manufaktur, FMCG, distributor utama, dan industri lain yang membutuhkan jasa pengiriman skala besar (FTL/LTL, laut, udara, atau darat).
Kanvas & Prospektis: Melakukan cold calling, kunjungan langsung (door-to-door/canvas), serta menghadiri pameran atau jejaring bisnis untuk mendapatkan basis data calon klien potensial.
Presentasi Bisnis: Menyusun dan mempresentasikan profil perusahaan (company profile) serta solusi logistik yang relevan di hadapan tim manajemen atau tim purchasing/procurement calon klien.
2. Penyusunan Penawaran & Negosiasi Komersial
Analisis Kebutuhan Klien: Menggali informasi mendalam terkait volume pengiriman, rute dominan, jenis armada yang dibutuhkan, serta SLA (Service Level Agreement) yang diharapkan oleh calon klien.
Kalkulasi Tarif (Pricing): Berkoordinasi dengan tim operasional, tim tarif, dan tim purchasing internal untuk menghitung biaya logistik dan menyusun skema harga yang kompetitif namun tetap menguntungkan perusahaan.
Pembuatan Proposal & Tender: Menyusun proposal penawaran resmi dan berpartisipasi aktif dalam proses tender logistik (RFP/RFQ) yang diadakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
Negosiasi Kontrak: Melakukan negosiasi mengenai tarif, term pembayaran (Term of Payment), dan klausul kontrak kerja sama (MoU) hingga mencapai kesepakatan tertulis.
3. Manajemen Hubungan Klien (Account Management & Retention)
Onboarding Klien Baru: Memastikan proses transisi klien baru berjalan lancar dengan berkoordinasi bersama tim operasional dan admin penagihan terkait standardisasi prosedur pengiriman (SOP).
Kunjungan Rutin (Client Visit): Melakukan kunjungan berkala kepada klien aktif untuk menjaga hubungan baik (relationship building) dan mengidentifikasi peluang kerja sama baru (upselling/cross-selling).
Penanganan Keluhan (Problem Solving): Menjadi jembatan utama (single point of contact) jika terjadi masalah operasional yang krusial (misal: keterlambatan parah, klaim kerusakan barang) guna memastikan solusi cepat dan menjaga kepercayaan klien.
4. Administrasi, Penagihan & Pelaporan
Pemantauan Piutang (Collection Monitoring): Berkolaborasi dengan tim Finance/Finance Collection untuk memastikan klien melakukan pembayaran tepat waktu sesuai dengan Term of Payment (ToP) yang disepakati guna menjaga cash flow.
Penyusunan Laporan: Membuat laporan aktivitas sales mingguan dan bulanan, termasuk pipeline prospek, status tender, pencapaian target revenue, serta analisis pergerakan kompetitor di lapangan.